Monthly Archives: January 2010

Walk The Line (2005)

Entah kenapa, film-film tentang riwayat hidup artis-artis selalu menarik perhatian gw. Awalnya gw memang ga tau kalo Walk The Line adalah film yang isinya riwayat Johnny Cash (Joaquin Phoenix). Setelah nonton, baru nyambung deh 😛 Seperti biasa, film dimulai dari masa kecil Johnny Cash, masa remaja, sampe akhirnya awal-awal karirnya dan bertemu dengan June Carter (Reese Witherspoon). Ada beberapa lagu yang mungkin dikenal pada masa itu, macemnya Cry, Cry, Cry ato Walk The Line yang jadi lagu-lagu andalan Johnny Cash.

Tapi bukan berarti film ini cuma buat penggemar Johnny Cash lho. Sebernya bagi yang suka film drama dan biografi artis, film ini menarik banget. Castnya meyakinkan, karakternya menarik, lagu-lagunya catchy. Gw yang awalnya ga kenal sama Johnny Cash jadi kagum sama penyanyi tahun 60an ini 😛 Ceritanya, seperti yang gw bilang tadi, adalah drama. Well, ga mungkin kan film biografi seseorang dibuat komedi? Jadi yaa semacam menonton sejarah lah. Karena gw memang demen sama sejarah-sejarah musik, seneng-seneng aja sih gw nonton film ini. Tapi, harus gw akui, film ini ga cocok sebagai film di saat santai. Jadinya malah ngantuk, ato malah bikin mood turun. But still, gw masih merasa film ini sangat layak buat ditonton dengan nilai 8 dari 10.

300 (2006)

Film ini adalah tonggak kesuksesan Gerard Butler. Dari film ini, namanya langsung eksis di antara cewek-cewek yang kesengsem sama six-packnya 😛 Oke lah, yuk mari dibahas filmnya 😀

Fokus film ini di perang di Thermophylae, di mana bangsa Sparta melawan Persia. Sparta yang dipimpin sama Leonidas (Gerard Butler) melawan pasukan Persia milik Xerxes yang saat itu ekspansi ke seluruh wilayah Yunani. Dari Asia, sekarang dia mengincar Yunani. Athena udah kalah, dan target selanjutnya Sparta. Well, selayaknya seorang Spartan, Leonidas ga gitu aja nerima Xerxes dan membiarkan Sparta diduduki Persia. Dengan 300 prajurit terbaiknya, ia menuju Hot Gates di daeraH Thermophylae buat nyegah pasukan Xerxes menuju Sparta.

Buat yang ga ngerti sama sejarah perang di Thermophylae, judul dari film ini mungkin keliatan kayak 309 instead of 300. Well, sejarah perang Thermophylae memang ga banyak yang tau. Mungkin anda-anda sekalian harus nonton film ini buar ngerti kenapa perang di Thermophylae ga banyak yang tau 😛

Nah, sekarang penilaian. Buat yang demen sejarah, jelas banget film ini adalah a must see movie. Dan hukumnya wajib, kudu, harus, buat ditonton di bioskop. Trus lagi, walopun ini film pertamanya, gw rasa Gerard Butler bener-bener sukses membuktikan kemampuan aktingnya. Gw memang ga pernah ngerti pengalaman aktingnya, yang jelas setelah film ini, muncul film-film lain yang dibintangi oleh Irish man ini 🙂

Trus lagi, gw suka sama sinematografi dari film ini. Walopun suasananya perang, jadi mencekam gitu, gw malah excited banget sama perang dan efek-efeknya. I think it’s beautiful, despite there’s blood everywhere 😛 Ceritanya menarik, dengan detil dan make-up yang keren. Not to mention the 300 men in their capes and underpants 😛 Oke-oke, gw jadi ngelantur. Langsung nilainya aja deh ya. 9 dari 10 buat Zack Snyder dan seluruh pendukung film ini 🙂

M2L (Men 2 Love) – a Novel by Andrei Aksana

Aaah Andrei.. He’s my favorite male metropop-writer. I fell in love with his books since Pretty Prita and been in love since then 😛

Back to the book. Kalo ngeliat cover buku ini, mungkin agak beda dari novel-novel Andrei lainnya kayak Lelaki Terindah, Cinta 24 Jam, atau Abadilah Cinta yang memiliki kesan serius dan ‘berat’. Yah, mirip sama Pretty Prita, buku Andrei yang satu ini memang memiliki segmen teenagers instead of adults.

Sekilas aja mengenai bukunya, tokoh utamanya adalah seorang cewek bernama Abel yang mengalami kegagalan cinta dan dicomblangin sama Helen, temen baiknya, dengan Recko. Pacaran dengan Recko ternyata masih kurang buat Abel, sampe akhirnya dia pacaran lagi dengan Billy. The drama queen is in love with 2 guys. Imagine the ending 😛

Well, seperti yang gw bilang tadi, novel Andrei yang ini memang lebih ringan daripada kebanyakan novelnya. Dengan bahasa yang ga terlalu remaja tapi ga terlalu serius juga, gw rasa Andrei sukses menceritakan novel ini dengan gayanya. He’s a man with a woman’s writing style. Maybe that’s why i love his writings. Walaupun peran utamanya adalah seorang cewek, Andrei bisa ‘menjadi’ cewek itu, bahkan tau kebiasaan cewek-cewek macem Abel! Weleh, gw yang cewek aja ga sampe sedetil itu tauya 😛

Trus lagi, konsep ceritanya. Lagi-lagi, Andrei bisa membawakan konsep cerita yang ‘sederhana’ menjadi terkesan lebih. Bukan lebay, tapi lebih, dalam arti sisi sederhana dari konsep itu jadi tersamarkan dengan sangat baik. Ini juga yang gw suka dari karya-karyanya. Konsepnya ga terlalu rumit, tapi dengan pembawaannya yang khas ceritanya jadi bagus.

But, unfortunately, gw masih merasa cerita ini terlalu ringan untuk seorang Andrei… Kalo dibandingkan sama Pretty Prita, buku ini masih belum ada apa-apanya… Ceritanya bagus sih, tapi pas udah selesai bacanya, kayak ga puas gitu. It’s as if something’s missing.. Well, i don’t know what it is, but i’m sure it’s something important… Untuk itu, gw rasa nilai 6,5 dari 10 cukup buat Andrei..

Alfie (2004)

Aah.. Another old-but-not-so-old movie 😛 Kali ini yang akan gw bahas adalah film remake tahun 1966 dengan judul yang sama tahun 2004 yang dibintangi oleh Jude Law 🙂

Tokoh utama film ini, jelas, Jude Law yang berperan sebagai Alfie. Di sini ia berperan sebagai Alfred Elkins, seorang Englishman yang pindah ke Manhattan untuk merubah nasib dan… nyari cewek… Yes, he’s a womanizer, folks! He never thinks that one woman was enough and keep his pants up.. Trust me, he’s the kind of man that you’ll love and hate at the same time. Di film ini diceritakan gimana dia belajar mengenai hidup sampe akhirnya dia ngerti hidup yang benar seperti apa.

Pertama kali gw liat film ini di salah satu channel tipi swasta yang menayangkan late-night movies. Gw ga ngerti sebenernya ini film tentang apa. Yang gw tau, film ini menarik karena menggunakan point of view Alfie. Jadi, sepanjang film the gorgeous Jude Law ngomong ke kamera seolah-olah dia ngomong sama kita. He’s so adorable with his British accent! Buat mereka yang ga suka film drama kayak gini, mungkin bakal merasa film ini membosankan. Well, not me 😛 Di antara banyak film drama yang bikin ngantuk, I think this one can keep you up 🙂 Lagipula, buat gw film ini unik, beda sama yang lain. Mungkin itu juga yang membuat gw ngasih nilai 8 dari 10 🙂

Jennifer’s Body (2009)

Temen gw ngasih tau soal film ini, katanya dia penasaran sama Megan Fox yang berlumuran darah. Hah? Gw cengo. Apaan lagi nih… I just watched it, and I know why now 😛 Ada 2 tokoh utama, Needy Lesnicki (Amanda Seyfried) sama Jennifer Check (Megan Fox), BFF dari kecil. Begitu tumbuh, Needy jadi cewek dork dan Megan tumbuh jadi cewek perfect di sekolah mereka. Long story short, suatu malam ada suatu kejadian yang membuat semuanya berubah 180 derajat. Apa itu? Liat sendiri filmnya 😛

Gw memang ga banyak cerita, soalnya filmnya cuma 90 menit, itu juga kerasa kayak 2 jam. Abisnya film thriller semi horror gitu deh. Sampe pertengahan film, masih kerasa banget thrillernya, walopun kalo bagi cowok-cowok mereka bakal ngiler sama Megan Fox yang foxy banget di sini 😛 Menuju ke belakang, malah jadi kayak komedi… Well, not exactly a comedy, tapi kayak thriller yang ga 100% gitu.. Endingnya sucks banget, walopun gw akuin agak sedikit susah ditebak…

Kalo gw bilang sih film ini bukan film box-office yang bikin penonton rela antri berjam-jam demi tiket, tapi film yang-kalo-ada-DVDnya-mending-minjem-aja. That kind of movie. Seru kalo diliat bareng, rada spooky kalo nonton sendiri, tapi endingnya selalu sama: “Gini doang?” Tebak sendiri deh gimana endingnya 😛 dan untuk itu, gw kasih nilai 5 dari 10. Ckckckckck…

Valkyrie (2008)

2009

Pas awal-awal film ini keluar, sebenernya gw ga ngerti ini film tentang apa. Yang gw tau yang main Tom Cruise, dan gw punya feeling filmnya bagus. And I was right 😛

Setting film ini diambil dari keadaan Jerman pada World War II, dengan tokoh utamanya Kolonel Claus von Stauffenberg (Tom Cruise). Ia adalah salah satu colonel Nazi yang lebih mencintai Jerman dan militernya daripada Nazi dan SS-nya. Setelah menderita cacat perang yang cukup parah, ia memutuskan untuk menggulingkan Hitler dari kekuasaannya sebagai pemimpin Jerman dan mengembalikan Jerman ke keadaannya semula. Dengan operasi Valkyrie, von Stauffenberg dan petinggi Nazi lainnya mencoba untuk mengembalikan Jerman. Kayak gimana operasinya dan endingnya gimana, liat sendiri deh ya 😛

I’ve always love movies based on Nazis. Dan ini adalah salah satu film yang menurut gw layak banget buat ditonton. Selain belajar sejarah, gw rasa film ini cukup membangkitkan rasa nasionalisme, di mana Negara lebih penting daripada pemimpinnya. Pemimpin bisa dicari dan digantiin, tapi namanya Negara ga tergantikan… Buat yang suka sama film Nazi, film ini bisa dijadikan appetizer buat nonton kelanjutan sejarahnya, Downfall (Der Untergang). Memang Valkyrie dan Downfall bukan satu rangkaian cerita, tapi kelanjutan sejarahnya ada dan jelas banget. But when you bought Downfall, make sure the subtitle is right, since it’s German-spoken movie 😛

On with the rating. I think the movie is too short… Satu setengah jam untuk rangkaian sejarah terlalu pendek kayaknya, dan ga memuaskan penonton… Apalagi ini kan true story, sayang kalo ga detil. I’m not saying that the movie’s not detailed, tapi gw merasa ada yang kurang… Cast-nya bagus, ceritanya bagus, tapi kurang lama… Jadi kayak ga puas gitu… Untuk itu, gw ngasih nilai 7,5 dari 10.

Miss Congeniality 2: Armed and Fabulous (2005)

Miss Congeniality adalah salah satu film Sandra Bullock yang menurut gw menunjukkan eksistensi dan kemampuan aktingnya. Dan setelah kesuksesan make over nerdy FBI Agent menjadi kandidat Miss United States, John Pasquin membuat sekuel dari film ini.

Setelah meraih gelar Miss Congeniality di film pertama, Gracie Hart jadi kesulitan menjalankan tugasnya sebagai agen FBI. Karena itu, FBI memutuskan buat ngejadiin dia spokesperson FBI. Bersamaan dengan itu, temen deketnya di kontes kecantikan, sekaligus Miss Rhode Island  Cheryl Frazier dan MC kontes Stan Fields. Jelas, Hart ga tinggal diam. Dengan ‘bodyguardnya’ Sam Fuller (Regina King) keduanya berusaha untuk menyelesaikan kasus itu.

Kalo gw bilang sih awal sampe pertengahan film ini rada boring dan ga menarik… Beda sama film pertamanya yang dari awal hingga akhirnya menarik. Tapi menuju bagian klimaks dan ending, baru deh film ini menarik. Agak sayang juga sih, yang seharusnya film action-comedy jadi agak drama di tengah-tengah. Rada males juga bikin review film ini, dan untuk itu 6 dari 10 udah cukup bagus…

Sechs Kies (Jacks Kid) – Couple *English Translation*

Compared to before, you’re probably more better now
You’ve fulfilled this emptiness inside me
Being so weary in this wonderful world
Losing my way trying to find my other half is all in the past
You don’t know how long I’ve waited in my life for this day
It feels like a dream
I’m not alone, but with you now

* Oh~ Love I’ve been so weary, why did it take you so long to find me
Oh~ Love I love you, now you can spend every second with me

All right all right
When I saw you one time I lost my heart to you
Oops baby I’ll be loving you forever with you now
Baby don’t go too far I won’t let you go
Please don’t go I want to hold you tight and I need your love

Come into my arms and look at me
Stop breathing and close your eyes
Will you accept me
I’m not bent
For you I’m your one rose baby kiss me

Do you know how many long days I’ve waited for you to come
Now I’m going to hold your hand real tight in front of everyone
We’re going together now

*

Forget all your past baggage
Just look forward to making new memories with me

Oh~ Love I’ve been so weary, why did it take you so long to find me
Oh~ Love I love you, now you can spend every second with me
Oh~ Love I love you, now you can spend every second with me

About Me Lately.

Barusan gw cek post gw akhir-akhir ini, dan baru nyadar kalo post gw tentang film semua. I didn’t realize i had that much to say about those movies 😛 so here i am again, in my fifth post for the day, commenting on The Long and Winding Road post and also reporting on my new year’s resolution progress 🙂 hopefully i write it as short as possible 😛

oke, soal pacar. Well, honestly i’ve been trying to open up and find ‘someone’. Dan gw rasa hal seperti ini butuh waktu, ga bisa langsung kayak sulap yang dalam hitungan detik langsung jadi. So, tentu saja, gw belum mengubah status FB gw. And about that, i really don’t mind though.

Gw selalu merasa bahwa setiap masalah yang ada di hidup gw pasti ada hubungannya sama gw sendiri, langsung ataupun ga langsung. Dan soal cinta-cintaan kayak gini, jujur aja gw amat sangat mudah suka sama orang. Dan kalo lancar, bisa lanjut ke rasa sayang dan cinta yang ga bisa hilang dalam hitungan hari. Trust me, i’ve been there.

Gw pernah bilang sama temen gw soal ini, dan dia bilang, “Ya semua orang juga gitu” Gitu ya? Gw kira orang-orang pada umumnya sulit buat jatuh cinta… Jadi begitu denger dia bilang gitu, jujur, dalam hati gw agak lega juga. Di kasus lain, gw juga punya temen lain yang ‘mirip’ ama gw. Dia gampang banget suka ama orang, tapi susah buat ngelupain. Dan untuk itu, gw juga lega, karena i’m not the only freak here 😛 Haha!

Kalo dipikir-pikir lagi, meskipun gw gampang suka ama orang, cuma beberapa aja yang bener-bener gw anggep serius sampe sekarang. Cuma 3 mungkin, yang lainnya mungkin bisa dibilang, kalo bahasa inggrisnya tuh ‘whim’. Semacam perasaan sekilas gitu lah… Gitu pun, gw ga main-main di hubungan itu. Serius, tapi ternyata perasaan itu ga sedalem yang gw pikir…

Dari 3 orang itu, gw menganggapnya sebagai sesuatu yang serius karena: gw nunggu selama hampir 5 tahun, gw nangis sampe ga bisa nangis lagi buat dia, dan gw tetep nunggu dia meskipun gw tau gw ga mungkin bisa sama dia. Love totally blinded me on those three.. Dan kalo dipikir-pikir lagi, ke mana aja gw selama itu? Hey, i wasted about 6 or 7 years of my life on something so illogical and unreal. But still, i don’t think there’s nothing logical in love. All bets are off, and anything could happen…

I’m still in my long and winding road now. Hopefully it ends in the right door 🙂

The Beatles – The Long and Winding Road

The long and winding road that leads to your door
Will never disappear, I’ve seen that road before
It always leads me here, lead me to your door.

The wild and windy night that the rain washed away
Has left a pool of tears, crying for the day.
Why leave me standing here? Let me know the way.

Many times I’ve been alone, and many times I’ve cried,
Anyway you’ll never know the many ways I’ve tried.

And still they lead me back to the long, winding road
You left me standing here a long, long time ago
Don’t leave me standing here, lead me to your door.

But still they lead me back to the long winding road
You left me standing here a long, long time ago
Don’t keep me waiting here, lead me to your door.