Pretty Prita – a Novel by Andrei Aksana

pretty.jpg

Beberapa kali gw ngeliat novelnya Andrei di toko buku. Salah satunya, Lelaki Terindah. Dari covernya, gw udah bisa nebak kalo Andrei adalah penulis yang bahasanya amat sangat maskulin. Keliatan banget deh, kalo dia bener-bener cowok. Walaupun gw belum pernah baca buku itu, gw bisa yakin kalo teori gw itu benar setelah baca Pretty Prita.

Ceritanya fiksi banget sih, tapi yang gw suka dari novel ini adalah nilai moralnya. Di novel ini, Farrel sering mengeluh sama Gaby, ceweknya. Tapi gimana kalo Farrel merasakan sendiri gimana susahnya jadi cewek? Nah lho. Ini yang menurut gw alasan kenapa Pretty Prita sangat menarik.

Sakitnya pas menstruasi, keliling-keliling buat nyari baju dengan harga semurah mungkin, sampe baca novel-novel yang menurut cowo cuma-ngabisin-duit-buat-beli-tisu-gara-gara-baca-novel. Di sini gw dapet quote yang menurut gw cewek banget.

No means yes, and yes means Yes with a big Y

Quote itu udah pernah gw tulis di post gw yang sebelum-sebelumnya. Quote ini menurut gw cewek banget karena menggambarkan gimana complicated-nya seorang cewek. Katanya nggak mau, tapi kok ngeliatin terus? Itu salah satu pertanyaan yang mungkin sering banget dipikirin sama cowo-cowo.

Banyak banget pelajaran yang gw dapet setelah baca novel ini. Saking banyaknya, ga akan cukup kalo ditulis di sini. Pretty Prita adalah bacaan yang sangat wajib untuk dibaca. Andrei dengan hebat menceritakan semua itu dengan bahasa yang maskulin, namun sangat feminis dan chic. Two thumbs up for Andrei!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: